Youre Not a Bad Girl I


BAB I

Marjerta Grace

❤❤❤

❤❤❤

Youre not a bad Girl

❤❤❤

❤❤❤

“Hiks…. Hiks….” Suara isak tangis gadis itu terdengar sangat memilukan.

“Hei perempuan tidak tahu malu! Mengacalah sedikit! Achiel sudah memiliki kekasih! Berhentilah mengejar-ngejarnya! Dasar perempuan jalang!”

“Kau bahkan tidak lebih cantik bila dibandingkan kekasih Achiel.”

“Jalang!”

“Perempuan murahan!”

Berbagai cercaan dan makian harus gadis berambut panjang itu terima hanya karena dirinya mencintai seorang siswa paling populer di sekolahnya. Bukan sembarang siswa. Siswa pintar berprestasi dibidang akademik dan olah raga, anak orang kaya yang memiliki wajah tampan bak pangeran dari negeri dongeng. Anak laki-laki yang benar-benar mampu meluluhkan hati perempuan manapun. Seorang siswa bernama Achiel Barend.

Adalah seorang Marjerta Grace yang sangat mengagumi Achiel sejak mereka sama-sama masuk ke Cassiopeia High School. Sebuah sekolah elit bagi anak-anak para pengusaha kaya raya dan para pejabat. Oh, Grace adalah putri seorang pengusaha kaya, begitu juga Achiel. Mereka pasangan yang serasi bukan? Sayangnya tidak. Achiel sudah memiliki seorang kekasih yang bersekolah di sekolah lain. Dan Grace sering di bully karena gadis itu terus menyimpan perasaan cintanya Achiel.

Grace yang terang-terangan menunjukkan cintanya pada Achiel benar-benar dimusuhi oleh para fans Achiel di sekolah. Hei, jangan lupakan bila Achiel adalah murid jenius dan juga anggota terbaik team basket sekolahnya!

Bukan hanya dimaki dan dicaci dengan kata-kata yang tiak pantas didengar oleh anak kecil. Grace juga sering dilukai. Di terror, dipukul, ditampar bahkan Grace pernah didorong hingga terjatuh dari tangga lantai 2 gedung sekolahnya dan terpaksa menginap di rumah sakit. Tapi toh Grace tipe yang keras kepala. Gadis itu tetap bersikeras mempertahankan cintanya pada Achiel.

*****

“Astaga Grace…. Kenapa kau tidak melawan? Kenapa kau membiarkan mereka melukaimu begini?” tanya seorang gadis cantik bermata indah yang tengah mengobati luka memar di wajah Grace.

“Hers….” Lirih Grace.

“Aku tidak mungkin selamanya ada untukmu Grace sayang. Bagimana kalau tadi aku ada pelajaran tambahan dan tidak bisa menemuimu di sini, hm?”

“Maafkan aku….” Sesal Grace.

Gadis yang tengah menempel plester luka di pelipis Grace itu menghela napas panjang, “Berhentilah mencintainya kalau kau hanya menderita karenanya!”

“Aku mencintainya, Hers….”

“Cintamu itu menyakitimu Grace! Apa kau tidak kasihan pada orang tuamu yang selalu menghawatirkanmu?”

Yah Hers! Berhentilah memarahiku! Apa kau ingin membulllyku juga?”

Herschell Coral Alarice. Anak dari adik perempuan ayah Grace, dengan kata lain Herschell begitu ia sering disapa adalah sepupu Grace.

Herschell, gadis cantik yang memiliki mata seindah mutiara rusa betina yang bening dan legam itu bersekolah di sekolah yang berbeda dengan Grace. Herschell memilih bersekolah di Orion High School, sebuah sekolah swasta biasa. Walaupun Herschell adalah putri seorang politikus namun Herschell ingin membaur dengan masyarakat biasa.

“Grace, apakah anak laki-laki itu begitu hebat hingga membuatmu seperti ini?” tanya Herschell.

Dengan malu-malu Grace mengangguk, “Dia sangat tampan, pintar dan…. Kau akan mengerti kalau kau melihatnya sendiri.” Grace tersenyum, mengabaikan sakit pada wajahnya yang memar akibat jatuh terpleset di bangsal sekolahnya tadi.

“Baiklah kalau begitu….” Herschell mengangguk pelan. Setelah menempelkan plester dipelipis sepupunya yang tergores, gadis cantik yang memiliki bibir merah penuh itu pun membereskan perlengkapan PPPKnya yang selalu dia bawa mengingat dirinya sering menjadi perawat dadakan sang sepupu.

“Hers, bagaimana kalau kita belanja hari ini?” tanya Grace, “Sudah lama kita tidak pergi belanja bersama, bukan?”

“Aku tidak bias pergi hari ini, Grace.” Tolak Herschell, “Aku berjanji akan membuatkan kue untuk Beruang Besarku.” Herschell tersenyum, bibir merah penuhnya melengkung indah, membuatnya terlihat semakin cantik.

“Baiklah, aku mengerti. Beruang besarmu….” Gumam Grace. “Hers, Kapan kau akan mengenalkanku pada Beruang besarmu itu, hm? Sepupumu ini sudah sangat penasaran pada orang yang berhasil memikat hatimu.”

“Lain kali akan ku kenalkan kalian.” Jawab Herschelll. “Sekarang pulanglah! Kau butuh istirahat.”

Okay Ma’am….” Sahut Grace yang tidak bisa memudarkan senyumannya.

“Jangan memanggilku seperti itu!”

Grace tersenyum bahagia. Sepupunya yang cantik itu memang sangat baik padanya. Mungkin Herschell adalah satu-satunya orang yang bisa mengerti dan memahami apa yang sekarang Grace rasakan. Orang lain bahkan teman sekolahnya pun tidak akan bisa memahami bagaimana beratnya Grace yang menyimpan cinta untuk Achiel, pemuda sempurna dimata Grace yang membuatnya rela menjadi bulan-bulanan.

*****

 

One thought on “Youre Not a Bad Girl I

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s