Pembalasan Bidadari Hitam VIII


Tittle                : Pembalasan Bidadari Hitam VIII

Writer               : NaraYuuki

Genre               : Romance/ Family

Rate                 : M

Cast                 : All member DBSK and others (untuk kebutuhan cerita marga disesuaikan). Seiring bertambahnya Chap castnya pun akan disesuaikan.

Disclaimer:      : They are not mine but this story, Jung Hyunno  & OOC yang lain are mine, NaraYuuki

Warning           : This is YunJae Fan Fiction (Boys Love), M-Preg. Yuuki masih butuh banyak belajar. Kesalahan ejaan dan pemilihan kata harap dimaklumi, Miss Ty bertebaran, Penceritaan ngebut. Paragraf/ dialog yang penulisannya menggunakan Blod, Italic ataupun under line berarti itu adalah kejadian dimasa lampau (flash back) TANPA EDIT.

.

.

pEMBALASAN BIDADARI HITAM NARAYUUKI  SUPER sMALL

.

.

PASTIKAN BACA WARNINGNYA DULU

.

.

.

.

.

Woo Sung membanting tumpukan dokumen ke atas meja, matanya nyalang menatap dua sosok yang juga berada di ruang kerjanya. Rahangnya terkatup, keras dan serius. Bahkan udara dingin yang dihembuskan oleh pendingin ruangan tidak bisa mencegah peluh memasahi sekujur tubuhnya.

“Appa?” Jessica yang gelisah dengan kediaman ayahnya namun penuh keseriusan itu membuatnya membuka suara terlebih dahulu.

“Bagaimana pun juga Kibum, mendiang istri Siwon adalah sepupuku. Aku tidak mungkin membiarkan keluarganya menderita karena ulah orang-orang brengsek itu!” ucap Woo Sung, matanya menatap tajam putranya, Yunho. “Jadi kau harus menjaga Joongie!”

Jessica menggigit bibir bawahnya, menatap saudara kembarnya dengan tatapan bingung sekaligus cemas.

“Bagaimana bisa aku menjaga bocah itu bila dia sendiri sangat membenciku?” tanya Yunho yang balas menatap ayahnya menggunakan mata setajam musangnya yang sangat tajam itu, “Lagi pula bocah ‘kemayu’ itu sangat mengidolakan Jin Yihan.”

“Lakukan apapun yang bisa kau lakukan untuk melindungi Joongie. Aku mendengar dari orang kepercaan tua bangka Jin itu bahwa mereka berniat menculik Joongie untuk mengancam Siwon. Cara licik untuk menjatuhkan perusahaan Siwon.” cibir Woo Sung.

Jessica menelan ludahnya susah payah. “Apa maksud Appa keluarga Yihan akan mencelakai keluarga Joongie?”

Bukannya menjawab pertanyaan putrinya, Woo Sung berujar, “Tidak apa-apa bila nama kita tercoreng, tidak apa-apa bila kita terlihat sebagai orang jahat dimata dunia. Aku hanya ingin kalian berdua menjaga Joongie bagaimana pun caranya, seperti amanat dari ibu kalian. Bahwa kalian harus menjaga keponakan kesayangannya itu apapun caranya!”

“Apapun caranya?” tanya Yunho. “Akan ku lakukan tapi jangan salahkan aku seandainya caraku berbeda dengan cara yang Appa lakukan. Bukankah asal aku bisa menjaga bocah itu semuanya sudah cukup?”

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

Jam tangan Yunho baru menunjukkan pukul 14.20 menit waktu setempat ketika dirinya melihat sosok yang sejak tadi ditungguinya keluar dari dalam gedung sekolah elit itu dari balik kaca mobil mewahnya. Remaja berkulit pucat itu tampak riang berbincang dengan teman-temannya sebelum seorang pemuda berjas mahal, berkulit sedikit kecoklatan menghampirinya.

“Itu Yihan, kan?” tanya Jessica yang duduk di samping Yunho dengan gelisah. Entah kenapa akhir-akhir ini perasaannya tidak tenang.

“Dia sangat mengidolakan serigala itu.” Yunho tersenyum mengejek, “Bahkan membandingkanku dengan serigala berbulu ayam itu seenak perutnya!”

Jessica mengulum senyumnya, “Kau cemburu karena Joongie lebih menyukai Yihan?” godanya.

“Bila dia menolak menikah denganku maka yang bisa ku lakukan adalah mengikatnya secara paksa agar dirinya tidak dimanfaatkan oleh si keparat itu!” gumam Yunho.

Jessica tersentak, menatap serius saudara kembarnya yang kadang bisa sangat berbahaya itu dengan mata membulat sempurna. “Caranya?”

“Hancurkan perusahaan Choi! Culik dia dan bawa dia ke villa. Sisanya biar aku yang mengurus!”

“Kau ingin menghancurkan perusahaan Siwon Ahjushi?” tanya Jessica.

“Kelihatannya begitu tetapi yang akan kita lakukan sebenarnya adalah menjaga perusahaan itu agar tidak jatuh ke tangan si licik tua bangka Jin itu! Kau tahu, sama seperti ibu yang meminta ayah menjaga keponakannya, aku pun ingin menjaga kehormatanku dengan tidak membiarkan anak si tua bangka Jin itu merebut hal yang seharusnya menjadi milikku.”

Jessica mengangguk paham, kehormatan Yunho adalah dengan tetap memiliki apa yang sudah maupun akan menjadi miliknya. Jaejoong adalah calon istrinya kelak, dan membiarkan remaja cantik itu bersama pemuda lain berarti sama saja membiarkan kehormatan Yunho diinjak-ijnak. Jessica tahu betul saudara kembarnya itu tidak akan pernah membiarkan hal seperti itu terjadi walaupun harus menggunakan cara-cara kotor sekalipun.

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

“Ahjushi kau jahat! Kenapa kau lakukan ini padaku? Wae?” mata seindah mutiara rusa betina itu berkaca-kaca ketika mendapati bahwa si penculiknya adalah orang yang telah lama ia kenal, lebih parahnya ia sudah kehilangan kehormatannya sebagai manusia sebelum waktunya tiba. Ia ingin kehilangan hal itu ketika sudah menikah nanti dengan orang yang dicintainya entah namja maupun yeoja, tetapi hal yang sangat berharga itu telah hilang sekarang. Ia merasa dirinya sudah sangat hina dan tidak berharga, orang yang pantas hidup di tempat sampah daripada kehidupan mewah seperti sebelumnya.

Yunho yang melihat mata indah itu sembab, tubuh kurus pucat itu meringkuk ketakutan merasa bersalah namun juga tidak menyesal. Dengan begini Jaejoong –bocah yang menurutnya menyebalkan itu akan terikat dengannya seumur hidup. “Istirahatlah! Aku akan menyuruh orang menyiapkan makanan dan pakaian ganti untukmu.” ucapnya sebelum pergi. Hatinya berdenyut sakit ketika mendengar jerit keputusasaan itu.

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

“Menyetubuhinya, menanamkan benih dalam rahimnya, merusak keluarganya. Kau sangat kejam Jung Yunho!” Jessica histeris begitu mengetahui apa yang sudah saudaranya lakukan pada Joongie kesayangannya.

“Dengan kekejamanku ini aku melindunginya dari namja brengsek yang berniat membunuhnya!”balas Yunho.

“Kau melindunginya dengan cara merusaknya? Kau tidak lebih brengsek daripada namja yang kau maksud!”Pekik Jessica.

“Jessica!” Yunho membentak.

“Apa?”

“Awasi pergerakan mereka selanjutnya, pastikan kau memberikan bantuan pada Siwon Ahjushi secara diam-diam, ku dengar Siwon Ahjushi akan membawa Jaejoong pergi ke tempat yang jauh lebih aman.”

“Arra!” ucap Jessica walaupun dengan perasaan kesal.

“Dan soal Appa, biar aku yang menjelaskan semuanya padanya.” tambah Yunho, “Aku mungkin akan dihajar tetapi caraku ini cukup efektif untuk menyingkirkan keluarga Jin yang sangat menyebalkan itu!”

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

“Kau boleh membenci ayahmu. Tetapi setidaknya coba renungkanlah ceritaku tadi. Jangan memandang masalah ini dari sudut pandangmu sebagai korban. Tetapi pertimbangkan juga perasaan Yunho yang ingin melindungi ibumu juga kakekmu.” ucap Woo Sung ketika melihat cucunya, cucu satu-satunya yang ia punya terdiam seperti patung. “Dokumen-dokumen rahasia itu adalah bukti kesungguhan ayahmu menjaga ibumu dan kakekmu. Sampai sekarang perusahaan milik kakekmu masih berdiri, hanya namanya yang sedikit diubah. Unno Compani.”

Hyunno menatap mata lelah kakek yang duduk di atas kursi roda di hadapannya, sorot mata itu terlihat tulus penuh kasih sayang. “Unno… compani?”

Woo Sung tertawa pelan, “Terdengar kekanakan sebagai nama perusahaan besar, bukan? Unno diambil dari nama panggilanmu ketika kau masih kecil.” jawabnya. “Ayahmu selalu memantau perkembanganmu dari jauh, walaupun bukan dengan tangannya sendiri tetapi dia menjagamu dari kejauhan. Memang caranya salah namun saat itu cara inilah yang dirasa paling cepat untuk menjaga kalian dari niat jahat  orang-orang itu.”

Wae? Kenapa harus seperti ini?” tanya Hyunno.

“Yang pertama tentu saja soal bisnis. Perusaan kakekmu dulu adalah saingan terbesar perusahaan milik keluarga Jin, yang ke-2 adalah karena kakekmu –Choi Siwon adalah orang yang sampai matinya sangat dicintai oleh istri Jin Hwangyu. Ada dendam pribadi yang terlibat dalam kemelut permasalahan ini.”

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

Jaejoong menangis histeris, memeluk kumpulan foto usang yang menunjukkan potret ketika dirinya masih remaja dulu, ketika semuanya masih sangat indah sampai mimpi buruk itu datang menghampirinya. Rasanya sangat lelah, matanya terasa sangat panas, kekosongan dan kesepian itu mulai menyelimuti tubuhnya membuatnya mengigil dan gemetar. Kenangan terhadap mendiang ayahnya menyiksanya perlahan-lahan, menusuk-nusuk hati dan perasaannya, membuat jantungnya seperti diremas-remas oleh tangan beku yang jahat dan kejam, siksaan yang tidak kenal ampun itu membuatnya menjerit, meneriakkan nama ayahnya dan menumpahkan kekesalan berupa sumpah serapah yang terlontar dari bibir merahnya yang memucat.

Yunho berjongkok di samping Jaejoong yang nyaris tumbang, meraih bahu orang yang sudah melahirkan seorang putra untuknya itu perlahan –takut Jaejoong meronta, sebelum mendekapnya erat, mengusap kepala dan punggungnya lembut, menenangkan. “Semua akan baik-baik saja sekarang.” bisiknya. “Andaikan mereka mencoba menyakitimu lagi, aku akan melindungimu, aku akan menjagamu dengan segenap kemampuan yang ku miliki. Karena itu… dengan segenap harga diri yang ada pada diriku, aku memintamu untuk mengijinkanku berada disisimu. Aku ingin menebus penderitaan yang sudah kau alami karenaku, aku ingin membayar hari-hari yang sudah kau lalui dengan air mata itu. Aku ingin membalut luka yang kau rasakan selama ini. Ijinkan aku….”

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

TBC

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

❤ <<<<<<3 <<<<<<3

 

Thursday, May 28, 2015

8:25:28 AM

NaraYuuki

 

 

8 thoughts on “Pembalasan Bidadari Hitam VIII

  1. woah, ternyata gitu toh ceritanya.
    kenapa jae bisa nangis histeris cuma liat foto dirinya sendiri? apakah ada foto lain?
    jadi takut deh dgn yunnie yg posesif akut, kenapa juga dia cuma mengawasi dari jauh selama belasan tahun? kenapa gak langsung aja cerita ke jae pas hyunno lahir? spy mereka bisa segera menikah?

    jiaaaaaah terlalu banyak pertanyaan, hehehehe, mian ne yuuki.

  2. huaaaaaaaaaaaaaaaa ini yang ditunggu tunggu akhirnya
    kangen yuuki!!!!!!!!!!!!!!!!!
    aku sampai ngulang dari awal sangking sdah lupa hehehe
    sedikit demi sedikit dah mulai terbuka semua rahasia
    yunho nya menyelesekan masalah dengan masalah baruu huuffttttt
    ditunggu lanjutannya
    saya harap ga lama lagi hehehe
    yuuki fighting!!!!
    semangat!!!
    sehat selalu!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s