Revenge Epilog


Tittle               : Revenge Epilog

Writer             : NaraYuuki

Genre             : Romance/ Modern Fantasy/ dsb.

Rate                : M

Cast                : All member DBSK, Jin Yihan, Go Ahra (untuk kebutuhan cerita marga disesuaikan) and Others. Seiring bertambahnya Chap castnya pun akan disesuaikan.

Disclaimer:    : They are not mine but this story is mine, NaraYuuki

Warning         : This is YunJae Fan Fiction (Khusus Chap ini GS untuk Umma Jae). Yuuki masih butuh banyak belajar. Kesalahan ejaan dan pemilihan kata harap dimaklumi, Miss Ty bertebaran, Penceritaan ngebut, TANPA EDIT.

.

.

R2

.

.

PASTIKAN BACA WARNINGNYA DULU

.

.

.

.

.

 “Tidak Ahra! Jangan lakukan! Ku mohon padamu….” namja tampan bermata setajam mata musang itu terduduk dengan wajah sedihnya. Berharap yeoja berbadan mungil di hadapannya itu mengurungkan niatnya untuk meloncat ke dasar jurang.

“Aku mencintaimu, Yunho ya….” yeoja itu meratap, menangis. Hendak memeluk namja tampan itu tetapi diurungkannya niatnya.

“Itu bukan cinta tapi obsesi!” Yunho berusaha menjelaskan seiring semakin deras keringat mengguyur tubuhnya.

“Kau tidak tahu apa yang sudah ku korbankan untukumu, Yunho ya….” yeoja itu menangis pilu, menatap nanar sosok pemuda yang hanboknya sudah sangat kotor akibat terduduk di atas permukaan tanah berbatu kering di bibir jurang.

“Aku tidak pernah memintanya Ahra ya…. Tidak pernah….” lirih Yunho, “Kau tahu itu, kan? Kau tahu aku tidak bisa menolak pertunangan ini. Kalau aku melakukannya ibuku akan bunuh diri, ayahku akan menanggung hutang dan kerugian yang sangat besar Ahra ya…. Ku mohon. Bila kau benar-benar mencintaiku, relakan aku!”

“Merelakanmu menikahi nona Kim itu?” Ahra menggelengkan kepalanya kuat-kuat.

Yunho bangun dari ketidakberdayaannya untuk memeluk Ahra,”Aku mencintaimu tetapi aku tidak bisa menikah denganmu Ahra ya. Maafkan aku….”

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

Hatinya terbakar ketika melihat pemuda yang dicintainya menikah dengan perempuan yang jauh diatasnya dalam segala hal. Perempuan itu berasal dari keluarga berada, berbeda dengannya yang hanya anak seorang pedang kecil, perempuan itu mendapatkan pendidikan terbaik yang bisa dikecap oleh keluarga bangsawan berbeda dengannya yang bahkan tidak bisa membaca dan menulis, pakaian yang dikenakan perempuan itu terbuat dari sutera kualitas nomor satu sementara dirinya hanya kain katun biasa. Rasa iri, dengki dan benci itu menimbulkan bibit bunga dendam dalam hatinya.

Ya, Ahra sangat membenci Kim Young Woong beserta seluruh keluarganya yang membuatnya terpisah dari Yunho yang sangat dicintainya.

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

“Aku membuat sebuah puisi untukmu, mau mendengarnya?” tanya yeoja berparas cantik yang memiliki mata seindah mata rusa betina itu dengan wajah bersemu merah.

Yunho yang gemas melihatnya hanya menganggukan kepalanya pelan perlahan. Istrinya benar-benar perempuan yang sangat cantik. Tidak menyesal Yunho sudah menikahinya.

.

Tuanku…

Bias wajahmu membayang disanubari

Dan suaramu tenggelam dikeheningan

yang termakan kelam malam….

 

Ku kubur dalam kenangan…

Biar dosa tak lagi ku lakukan

 

Tuanku…

Bila ada yang mampu ku ucap…

Ku haturkan doa untukmu

Agar engkau pada naungan kebahagiaan….

(Doa Untukmu oleh NaraYuuki)

.

Yunho tersenyum ketika yeoja cantik itu membacakan sebuah puisi yang ditulisnya sendiri untuk Yunho. Sudah lama sekali rasanya Yunho tidak merasakan kebahagiaan seperti ini semenjak petaka itu menimpa seluruh keluarganya –ketika dirinya dipaksa menikah hanya untuk menutup hutang keluarganya pada salah satu keluarga bangsawan kaya raya. Yunho sempat menolak keras hingga berakibat ayah dan ibunya mati bunuh diri. Hutang keluarganya pun terpaksa dipikul olehnya dan sang adik. Berada dalam keadaan terjepit Yunho pun menerima syarat pelunasan hutang, menikahi Young Woong, putri tunggal keluarga bangwasan yang memberikan pinjaman pada keluarganya.

Terlarut pada kecantikan istrinya dan kebahagiaan sebagai pengantin baru membuat Yunhi melupakan ikrar cintanya pada perempuan bernama Go Ahra yang pernah ia ucapkan dulu.

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

“Siapa kau?” tanya Ahra ketika tengah malam seorang pemuda seusia dengannya terlihat sangat berantakkan datang mengetuk pintu rumahnya, kebetulan sekali orang tuanya sedang pergi ke desa sebelah untuk membeli barang dagangan.

“Kim Junsu.”

“Ah, anak haram bangsawan Kim?!” gumam Ahra. “Apa maumu? Kenapa kau datang ke rumahku tengah malam begini?”

Junsu menunjukkan sekantung keping uang emas pada Ahra, “Aku tahu dibalik usaha dagang keluargamu, kalian adalah keluarga yang secara turun-temurun mempelajari ilmu hitam.” ucapnya tenang, “Aku ingin kau melenyapkan Young Woong!”

Ahra tersenyum meremehkan, “Aku bisa melakukannya dengan mudah, bahkan aku berniat melakukannya tanpa kau minta sekalipun. Tetapi karena kau telah datang padaku, apakah kau siap dengan pembayaran yang harus kau berikan untukku?”

“Apa sekantung uang ini tidak cukup untukmu?”

“Aku tidak membutuhkan uangmu.” ucap Ahra, “Aku membutuhkan jiwamu sebagai pertukaran.”

“Apapun akan ku berikan asal perempuan sialan itu enyah dari dunia ini!”

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

Ketika menghadiri festival lampion dimana seluruh warga tumpah ruang di jalan-jalan utama maupun di gang-gang sempit untuk menggantung lampion dan menyalakan kembang api, Yunho mengalami sebuah musibah.

Istrinya yang tengah hamil muda ditusuk oleh mantan kekasihnya sendiri, Yunho tidak bisa menolongnya sama sekali karena berada dibawah hipnotis, bahkan Changmin yang semula ikut jalan-jalan bersamanya pun tidak luput mendapatkan luka ketika berusaha melindungi kakak iparnya.

Bahkan sebelum pergi, mantan kekasihnya sempat merapalkan sumpah keji yang kelak pada akhirnya mengubah Yunho dan adiknya menjadi mahluk menjijikkan.

“Yunho ya…. Sebuah kutukan memerlukan kesetiaan, kau tahu itu kan?” yeoja berkulit pucat itu mengusap wajah tampan kekasihnya, menahan sakit yang mendera sekujur tubuhnya.

“Jangan bicara lagi, jebbal!” Yunho menangis, mendekap erat kekasihnya yang mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kanannya, luka yang terlalu dalam hingga tidak ada satu obat pun yang mampu menyembuhkannya.

“Seperti apapun kau… aku tetap mencintaimu Yunho ya…. Aku mencintaimu…. Jangan lupakan itu.” bisik Young Woong sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

“Andwe! Jebbal! Andwe!”

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

Sehari setelah istrinya dikubur, Yunho dan adiknya mulai berubah menjadi mahluk menjijikkan, kuku-kuku mereka meruncing, gigi mereka bertaring dan mata mereka sewarna darah. Keduanya pun mulai membunuh satu per satu pelayan yang bekerja di rumah mereka dan menghisap darahnya. Perilaku tidak wajar itu membuat keduanya diusir dari desa untuk selamanya.

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

Kadang ingatan Yunho yang masih menyimpan kenangan masa lampau itu membuatnya merasa terhina tetapi Yunho berusaha mengabaikannya karena dirinya tidak sama dengan Yunho yang dulu. Yunho kini hanyalah manusia biasa bukan mahluk imortal penghisap darah yang harus ditakuti dan dihindari.

“Yunie tidak mau meminum darahku lagi?” tanya Jaejoong saat dirinya berjalan santai bersama Yunho usai berbelanja di mini market dekat rumah Yunho.

“Tidak. Karena aku sudah menjadi manusia biasa, Boo.” jawab Yunho.

“Eh? Kenapa bisa?”

“Karena semenjak kemunculan bulan purnama merah atau biasa disebut bulan berdarah kutukan yang mengikatku otomatis terhenti.”

“Bohong! Aku sama sekali tidak melihat bulan berdarah yang Yunie maksud.”

“Tentu saja tidak bisa karena Boo Jae manusia biasa. Bulan berdarah hanya bisa dilihat oleh mahluk imortal.”

“Jadi sekarang setelah menjadi manusia biasa Yunie tidak bisa lagi melihat bulan berdarah?”

Yunho mengangguk pelan. “Tapi aku tidak menyesal tidak bisa lagi melihatnya karena ada Boo Jae yang bahkan jauh lebih indah daripada bulan purnama..”

“Gombal!”

Kajja! Halmonie dan Changmin pasti sudah menunggu kita.” Yunho menggandeng tangan Jaejoong erat. Bukan Young Woong, bukan pula orang lain melainkan Jaejoonglah yang ingin Yunho jaga, lindungi dan cintai hingga akhir hayatnya kelak.

Satu hal lagi. Cukup Yunho, Changmin, Junsu dan Ahra sendiri yang menyimpan rahasia besar apa yang sudah terjadi dimasa lampau mereka. Karena masa depan terkadang terlalu berharga untuk disandingkan dengan masa lalu.

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

FIN

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

❤ <<<<<❤ >>>>>❤

Semoga dua epep yang belum selesai segera End dalam waktu dekat ini. Terima kasih yang sudah mampir, membaca dan mengikuti epep ini dari awal.

Maaf untuk hasil yang kurang maksimal ini.

Tetap jaga kesehatan.

.

.

.

Sunday, April 05, 2015

3:39:40 PM

NaraYuuki

10 thoughts on “Revenge Epilog

  1. Hooo … Jadi ahra dulu kekasih nya yunho..
    Udah kejawab dah semua
    balas dendam nya ahra sama junsu..
    Happy ending. Yeaayy..

  2. owalahh ternyta awalnya gini to
    junsu ternyata juga g suka sama youngwong
    tp sekarang tetep suka lah sama si jaejoong hehehe
    ending yang kerenn

  3. biarkan mereka mereguk kebahagiaan yg di masa lalu tidak mereka dapatkan..
    biarkan skrg mereka menutup lembaran kelam masa lalu itu dg senyuman manis yg terukir dr hati sanubari terdalam..
    aq lega semua dendam itu sudah sirna.. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s