Hamkke Gangje, Chagya II


Tittle                : Hamkke Gangje, Chagya II

Author              : NaraYuuki & Metha Sari

Genre               : Romance/ Drama/ Familly

Rate                 : T+

Cast                 : YunJae and Others (untuk kebutuhan cerita marga disesuaikan. GS for Kibum)

Disclaimer:       : Chara milik individu masing-masing but this story punya Yuuki & Metha

Warning           : Kesalahan ejaan dan pemilihan kata harap dimaklumi, Miss Ty bertebaran, Penceritaan ngebut, jadi tolong maklumi kalau hasilnya sama sekali tidak memuaskan. TIDAK MENERIMA BASH DAN FLAMER! KALAU TIDAK MUDENG TINGGAL TANYAKAN DAN JANGAN MERUSUH DI RUMAH ORANG!

.

.

Pastikan baca warningnya dulu!

Semoga ini tidak mengecewakan….

.

.

Happy Reading

.

Hamkke

.

“Yihan ah, kau….” Yunho masih tidak dapat menyembunyikan kekagetannya, “kenapa kau bisa ada di sini?” tanyanya.

“Tentu saja untuk meeting, bukankah hari ini Jung corp akan memulai kerjasama dengan Jin corp jadi untuk itulah aku ada di sini.” Jawab Yihan.

“Kau? Meeting? Jin Corp?” tanya Yunho tidak percaya.

“Aku yang akan mewakili perusahaan Jin Corp untuk meeting hari ini sebagai manager.” Jawab Yihan.

Mendengar hal itu Yunho hanya bisa terdiam, tanpa disangka dia kembali bertemu dengan sahabatnya masa kecilnya yang kini menjadi saingannya. Yah, semua orang mungkin menganggap dirinya, Jaejoong dan Yihan adalah sahabat yang baik. Tapi, yang sebenarnya adalah Yunho dan  Yihan selalu bersaing merebut perhatian Jaejoong semenjak mereka sama-sama berada di panti..

“Oh ya bagaimana kabar Joongie, Yunho ah?” tanya Yihan membuat Yunho tersentak dari lamunannya..

“Dia baik-baik saja.” Jawab Yunho datar.

Ahh… aku sungguh merindukannya, apa dia bertambah cantik dan mempesona? Yunho ah bolehkah kapan-kapan aku berkunjung ke kediaman Jung untuk bertemu dengan Joongie?” Tanya Yihan tanpa melihat aura hitam disekelilingnya.

Yunho mengepalkan tangannya mendengar ucapan Yihan, ingin rasanya dia melayangkan tinjunya pada Yihan. Namun Yunho mencoba menahan emosinya, dia tidak ingin menghancurkan meeting penting ini. Akan Yunho tunjukkan kepada Appanya, Jung Siwon bahwa dirinya mampu dan layak memimpin kembali perusahaan.

“ Bisakah kita mulai meeting hari ini”. Ucapnya seraya mengepalkan tangan menahan amarah.

“Hahaha ne ne baiklah”.

.

.

At Jung Mansion

Kibum terduduk di bibir ranjang kamarnya sembari menatap sebuah foto keluarga, disana ada dirinya dan Siwon yang duduk pada sebuah kursi, di belakangnya berdiri Yunho dan Jaejoong. Yunho dengan wajah tampan serta tatapan tajamnya sementara Jaejoong dengan wajah cantik nan menawannya tersenyum menatap kamera.

“Hah….” Kibum menghela napas panjang.

Bagi orang-orang mereka terlihat seperti keluarga bahagia, namun kenyataannya tidak seperti itu. Sejak kejadian ‘itu’ hubungan keluarganya menjadi dingin, lebih tepatnya hubungan antara Siwon dan Yunho.

.

.

Flashback

Plak

Suara tamparan terdengar di ruang tengah keluarga Jung, seorang namja tampan hanya tertunduk sembari menahan nyeri dipipinya.

“KAU….” sang kepala keluarga itu menahan segala amarahnya. “kenapa bisa kau menghancurkan kerjasama yang akan sangat menguntungkan itu Jung Yunho?” tanya Siwon penuh amarah.

Yunho hanya terdiam mendengar kemarahan Siwon, ini pertama kalinya  orang yang selalu dijadikannya panutan itu menamparnya.

“Tapi ini tidak sepenuhnya salahku Appa, mereka bahkan menghina perusahaan kita”. Yunho mencoba membela diri.

“Tapi kau tidak harus memukul utusan dari JS group, kau telah menghancurkan segalanya. Appa kecewa padamu Yunho ah”. Siwon tidak bisa lagi menyembunyikan segala kekesalan dan kekecewaannya pada putra sulungnya itu.

“Kenapa Appa masih membela mereka yang jelas-jelas merendahkan perusahaan kita?” tanya Yunho. Ada kilat kemarahan yang terpancar dari sorot matanya.

“Itu sudah resiko dalam berbisnis Yunho, kau seharusnya bisa mengendalikan dirimu!” ucap Siwon.

“Tapi….”

“Kau benar-benar tidak becus Yunho ah, sekarang Appa yang akan mengambil alih memimpin perusahaan!”

“Bagaimana denganku Appa?”.

“ Kau menjadi manager utama, anggap saja itu hukuman atas kesalahanmu!” Setelah itu Siwon pergi meninggalkan ruang tengah menuju kamarnya.

Degh

Yunho merasa dunianya berhenti seketika mendengar ucapan appanya, dia tidak terima hanya karena kesalahannya memukul orang yang menghina perusahaan mereka maka dia harus turun jabatan dan dianggap tidak becus..

“ARRRRGGHH KAU TIDAK BISA MEMPERLAKUKAN SEPERTI INI APPA!” teriak Yunho kepada  Appanya.

Sedangkan baik Kibum maupun Jaejoong hanya dapat mematung dan menatap miris kepada Yunho, mereka tahu kalau mereka tidak akan dapat membantah semua ucapan yang Siwon lontarkan.

Flashback END

.

.

Umma….” Suara Jaejoong membuyarkan lamunan Kibum.

“Joongie ah wae?” tanya Kibum seraya tersenyum kepada putra cantiknya.

Umma gwenchana? Dari tadi Joongie memanggil Umma.” Ucap Jaejoong mempoutkan bibirnya.

Gwenchana Chagie, apa Joongie sudah makan siang?” tanya Kibum, diusapnya rambut putra kesayangannya lembut.

“Ne, Umma melihat foto keluarga kita? Umma merindukan Yunnie hyung yang dulu?” Tanya Jaejoong mengedipkan matanya, membuat Kibum menjadi sangat gemas.

Umma sangat merindukannya Joongie ah, Umma merindukan sikapnya yang selalu bermanja kepada  Appa dan Umma. Tapi sekarang dia seperti bukan hyungmu….” kibum mencoba untuk tidak menangis. ”Umma dan Appa menyayangi kalian dengan kasih sayang dan perhatian yang sama, membesarkan kalian dengan penuh cinta…. Tapi kini… hiks… hiks… hiks….” Kibum tidak kuasa menahan tangisnya.

Umma uljimma, Joongie yakin jauh didalam lubuk hati yung sangat menyayangi Umma dan Appa. Hyung begitu karena obsesinya untuk menunjukkan kepada Appa jika dia dapat diandalkan, Hyung hanya membutuhkan kepercayaan dari kita, Umma….” Ucap Jaejoong lirih.

.

.

Saat ini Yunho sedang duduk di tepi ranjang King Sizenya, masih memikirkan pertemuannya dengan Yihan ketika di perusahaan tadi.

Tok

Tok

Suara pintu yang diketuk beberapa kali menyadarkan Yunho dari pemikirannya tentang pertemuannya dengan Yihan. “Masuk…” ucapnya.

Cklek

Sebuah kepala menyembul dari balik pintu kamar Yunho memperlihatkan sang pelaku yang mengetuk pintu kamar namja tampan berahang tegas itu.

Hyung….” sebuah suara memanggilnya.

“Joongie, wae? Masuklah!” perintah Yunho.

Jaejoong melangkah memasuki kamar hyung kesayangannya itu perlahan, ikut mendudukan dirinya di tepi ranjang di samping Yunho.

“Wae?” tanya Yunho pada adiknya.

“Umma tadi siang menangis.” jawab Jaejoong sembari tertunduk.

“Apa ada masalah?” tanya Yunho lagi.

Umma merindukanmu Hyung, Umma menangis karena tiba-tiba saja Hyung bersikap dingin dan sering berdebat dengan Appa.” Jaejoong semakin tertunduk, jemarinya mencengkeram ujung kaus yang dipakainya.

Yunho yang mendengar ucapan Jaejoong segera merengkuh Jaejoong ke dala pelukannya, diusapnya rambut jaejoong dan mencium puncak kepalanya lembut.

Mian, Hyung tidak bermaksud membuat umma menangis dan bersedih. Tapi, kau tahu sendiri alasan yang membuat Hyung seperti ini, kan?”

Ne, tapi Hyung seharusnya tidak bersikap seperti itu kepada mereka terlebih Umma yang bahkan tidak melakukan kesalahan.  Mereka tetaplah orang tua kita.” Lirih jaejoong.

“Kau tenang saja, nanti Hyung akan menemui Umma dan meminta maaf.” Yunho mengeratkan pelukannya.

“Jinjja?” tanya Jaejoong.

“Ne” jawab Yunho sembari tersenyum.

“Bagaimana dengan meeting hari ini? Hyung tidak melakukan kesalahan lagi, kan?” Jaejoong bertanya dengan nada khawatir yang sangat kentara. Yunho hanya tersenyum mendengar kekhawatiran adiknya.

“Semuanya baik-baik saja. Kau tahu Joongie… hari ini Hyung bertemu dengan Yihan saat meeting tadi.” Yunho bercerita.

MWO?!” kaget Jaejoong mendengar ucapan Yunho, “Maksud hyung? Yihan hyung? Yihan hyung teman kita waktu di panti asuhan dulu?” tanyanya antusias.

Ne.” jawab Yunho malas begitu mendengar nada ceria dari suara Jaejoong.

“Woah… bagaimana rupa Yihan hyung sekarang, Hyung? Apa Yihan Hyung semakin tampan? Joongie ingin bertemu dengannya….” ucap Jaejoong dengan semangat tanpa melihat wajah kesal Yunho.

Ya Joongie! Hyung bahkan jauh lebih tampan daripada Yihan hyungmu itu. Lagi pula Hyung tidak akan pernah mengijinkan kau bertemu dengannya! Kau dengar itu?!” tanpa sadar Yunho membentak Jaejoong.

Jaejoong tersentak kaget mendengar suara kakaknya, matanya berkaca-kaca. “Hiks… hiks… Hyung membentak Joongie? Joongie hanya ingin bertemu dengan Yihan hyung, kenapa Hyung membentak Joongie? Hiks… hiks… hiks….” Jaejoong menangis.

Mendengar rengekan pilu Jaejoong membuat Yunho merasa bersalah sebab telah membuat adik sekaligus orang yang dicintainya menangis karena dirinya.

Mian Joongie mian, Hyung tidak bermaksud membentakmu. Ssst… uljimma ne, baiklah nanti Hyung akan mengajakmu bertemu dengan Yihan. Uljimma….” Yunho berusaha menenangkan Jaejoong.

“Hiks…. Hiks…. Jinjja?”

Ne….” ucap Yunho pasrah dan setengah hati. ‘Hah seharusnya tadi aku tidak membahas soal Jin Yihan.’ Batinnya.

.

.

At Sibum room

“Wonnie apa kau yakin dengan keputusanmu ini?” Tanya Kibum pada suaminya.

Ne aku sangat yakin Bummie.” Jawab Siwon mantap.

“Tapi Yunho dan Jaejoong anak kita dan mereka…  mereka itu bersaudara.”

“Apa kau lupa jika mereka bukan anak kandung kita dan mereka juga bukan saudara sedarah jadi tidak masalahkan?” tanya Siwon.

Ne, tapi aku takut mereka menolak dan berbalik membenci kita.”

Mengerti akan kekhawatiran istrinya, Siwon segera memeluk Kibum dan mencoba memberi ketenangan padanya. “Percayalah padaku Bummie, ini semua demi kebaikan Yunho karena hanya Jaejoong yang bisa meluluhkan Yunho kita. Aku yakin jika mereka tidak akan menolak.” ucapnya sembari mengelus punggung Kibum.

“Ini semua juga karena kau terlalu keras padanya.”

Mian, aku akan memperbaiki kesalahanku.”

.

.

Other Place

Seorang namja sedang berbaring di atas tempat tidur empuknya, sembari memandang foto masa kecilnya. Foto yang berisi dua namja tampan dan satu namja cantik, diusapnya foto sang namja cantik dan diciumnya agak lama.

“Joongie ah akhirnya sebentar lagi kita akan bertemu, akan kupastikan kali ini kau menjadi milikku walau aku harus kembali bersaing dengan Yunho.” Ucapnya sebelum jatuh tertidur.

.

.

TBC

.

.

Ini FF kolab, jadi kalau ada yang lihat FF ini di WP, Blog, ataupun FFn jangan kaget & bingung ya😀

.

.

Thoughts on “Hamkke Gangje, Chagya”

Hardiantyloveyunjae: Hallo Chagy🙂 Suprasegmental ya? Epep ntuh butuh konsentrasi tinggi ngetiknya. Dan karena Yuuki masih dibawah pengawasan jadi Yuuki belum bisa ngelanjutin dalam waktu dekat ini.

Rani: Semangat! Fighting!😀

dewiyasmin15:  Sudah nich😀

nina:  Kemarin udah Yuuki jelaskan ne😉 Ini sudah ada. Gomawo untuk Metha😀

indah: Gomawo buat Metha yang sudah mengetik😀

mybabywonkyu: Heheheheheehe😀

Rahmadina: Soal Another Girl sudah Yuuki jelaskan kemarin, kan?🙂

Kim Hyewon: Iya, Kolab😀 Hehehe….

14 thoughts on “Hamkke Gangje, Chagya II

  1. gara2 aku pelupa jadi bingung kmrn krn pernah baca ff ini eon haha
    iia eon sippo
    metha eonnie tangkyuu krn sudah mengetik ff ini :*

    itu siwon berencana apa?
    jangan2 mau menjodohkan yunjae iia?
    aaaa aku setuju😀
    tp klo siwon tau soal yihan gmn?

  2. Huaaaa pnasaran ini ma siwon haraboji , kalau ngjodohin yunjae aq dkung ini , yah cnta sgitiga ini? Jady sedih yunjae ad saingan ,,*gulung2
    Gomawo eonni , fighting! (Tetep dtunggu suprasegmental + pemblasan bidadari hitamny eonni hehehe , abaikan)

  3. appa temprament ne. umm aja jg dibentak . sgtu cmburunya sma yihan ampe bentak umma. apa lgi rencana siwon
    jng bkin appa tmbh marah
    apa siwon mlh mw nikahin yunjae ??

  4. Siwon mau ngejodohin jaejoong sama yunho ? Yeeyy saya dukung sangat ,kalo bener,,:)
    yihan di jodohin aja ama orang lain biar ga ganggu😀
    tentang another girl sip Lah udah paham ,,

  5. cinta segitiga yunjaehan
    sepertinya sibum mau menjodohkan yunjae semoga amin
    semoga yihan juga ga jahat2 amat hahaha

    ditunggu lanjutannya
    semangat yuuki!!

  6. ini belum ada rencana mau lanjut lagi yuuki??
    aq penasaran sama rencana siwon..
    haaahh, daddy mah temperamental mulu, tp selalu hanya mommy yg bisa ngejinakin beruang liar tu.. :3
    ditunggu lanjutan’a yuuki kl emg masih mau di lanjut.. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s