Nae Sarang


Nae Sarang

.

.

NaraYuuki Airissa

.

.

Aku mendambamu, sayangku!

Sungguh mendambamu….

Aku merindukanmu, sayangku!

Sangat merindukanmu….

Terlalu rindu hingga ingin ku bunuh dirimu!

Ku jeburkan dalam nelangsa jasatmu yang harum aroma dosa.

.

.

Sayangku, lihatlah aku sekali lagi!

Sekali saja lihatlah aku!

Sayangku, sentuhlah aku sekali lagi!

Sekali lagi sentuhlah aku!

Sentuh dengan benci dendam yang kau punya untukku

Agar tuntas perasaan brengsek ini!

.

.

Jangan ingat lagi, Sayangku!

Jangan ingat lagi aku yang pernah mencintaimu

Jangan harap lagi, sayangku!

Jangan harap lagi cinta itu tersisa untukmu!

Dendam ini sudah menguasaiku, benci ini sudah mengotori tubuhku!

.

.

Biarkanlah sayangku, biarkanlah….

Biarkanlah tertatih aku merangkak melewati nestapaku

Biarlah aku tersiksa karena merindu dan mendamba dirimu

Sebelum bisa ku campakan perasaan brengsek itu!

Perasaan yang melemahkan aku!

Biar ku tinggalkan perasaan sialan itu!

Perasaan yang membuatku kalah darimu.

.

.

Sayangku, aku akan merengkuhmu dalam hangat selimut asa

Akan ku sentuh hatimu yang neslangsa….

Andaikan kau tidak memilihnya….

.

.

.

Friday, August 29, 2014

9:21:09 AM

Nara Yuuki.

Ispired: Sajak Bulan Purnama & Sajak Burung-Burung Kondor (WS Rendra)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s