Love Mair


.

.

.

.

.

Love Mair Poster

.

.

.

.

.

“Lupakan aku dan temukanlah bahagiamu sendiri.” Dulu aku memang mengatakan hal seperti itu padamu agar kau bisa lepas dariku, agar kau bisa melepaskan kisah kita yang sudah kandas. Saat itu aku memang melepasmu, aku mencintaimu tetapi membiarkanmu pergi. Bodoh memang! Biarlah kebodohan itu ku kenang sekarang….

Dulu setiamu serupa benang di atas mata air, terlalu tipis hingga mataku tidak bisa melihatnya. Dulu kau menangis dan memohon untukku tetap tinggal disisimu namun ku tolak dan ku campakan dirimu. Aku mencintaimu, sungguh. Sampai sekarang pun api cinta itu masih ada di dasar lubuk hatiku yang gersang dan gelap, tetapi aku tidak menyesal telah melepaskanmu, aku tidak menyesal telah meninggalkanmu dan membuangmu. Karena aku tahu, bukan aku yang kau inginkan selama ini, bukan aku yang kau dambakan selama ini meskipun ratusan kali kau berkata cinta, meskipun air matamu telah jatuh untukku.

Kau tidak pernah benar-benar mencintaiku!

Dan aku tahu hal itu dengan baik, hanya aku saja yang terlalu bodoh hingga menahan diriku untuk berdiam terlalu lama disisimu.

Kini topengmu sudah terlepas!

Oh, sayangku! Sungguh aku ingin menangis karena rasanya sangat menyenangkan, menyenangkan yang sangat menyakitkan.

Betapa bodohnya aku!

Melihatmu di depan sana bersama dia yang membuatku menderita selama bersamamu sungguh bukan keputusan bagus untuk diriku sendiri. Aku memang terlihat kalah disini namun pada saat yang sama akulah pemenang sejatinya. Aku menang melawan sakit hati dan keterpurukan selepas ku tinggalkan dirimu, aku menang karena aku tidak harus merasakannya lagi.

Pahit terhianati.

“Kau bisa melepaskannya sekarang Julliane Park sshi?”

“Tentu saja. Rasanya sangat melegakan lepas dari belenggu serigala walaupun taring tajam yang menacap dalam hatiku meninggalkan luka basah cukup parah. Tidak apa-apa!” Julliane, gadis bermata coklat bening itu tersenyum, “Coba bayangkan apa jadinya aku bila duduk di depan sana dengan perut sebesar itu? Aku pasti akan malu seumur hidupku.”

“Ya, pengantin wanita telah hamil duluan bahkan sebelum upacara pernikahan. Itu sedikit ironis….” Park Hyunbin, gadis yang tidak jauh lebih tinggi daripada Julliane itu berkomentar, “Pantas saja banyak yang bersimpati padamu. Baru tiga bulan Huan memutuskan pertunangan denganmu, dia sudah mengirim undangan pernikahan dengan perempuan lain yang ironisnya perempuan itu ternyata sudah hamil 7 bulan.. Luar biasa!”

“Yang luar biasa adalah aku sudah tahu perselingkuhan mereka sebelumnya tetapi aku menutup mata dan bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Lihat sekarang akibatnya!” Julliane berkomentar, “Ah, tidak masalah, kita nikmati saja pesta ini!”

Mungkin tidak akan mudah bagiku untuk bisa mempercayai laki-laki, bukan berarti aku menutup diriku. Hanya saja aku harus lebih berhati-hati. Aku tidak mau masuk ke dalam lubang yang sama.

Untukmu sayangku, berbahagialah engkau dengan perempuan pilihanmu sekarang, jangan sakiti dia dan jadilah ayah yang baik untuk anakmu kelak.

Entah jalan seperti apa yang harus ku lalui nanti, aku pasti akan menjalaninya penuh keyakinan. Karena aku… Julliane Park. Karena aku tidak mau terpuruk hanya karena patah hati.

Jadi sayangku, tunggulah! Nanti, suatu hari nanti aku akan membalasmu. Akan ku balas kau dengan limpahan kebahagiaan yang kumiliki agar kau menyesal telah menyakiti hatiku.

Tetapi sayangku, biarlah kebencian ini ku simpan sendiri. Perasaan ini hanyalah bentuk kemarahan dan kekecewaanku saja. Jangan khawatir karena kelak aku akan memandang lain dirimu dan dirinya.

Sayangku, doaku untukmu hari ini… ‘Semoga kau bisa memahami apa arti sebuah kesetiaan.’

.

.

END

.

.

Special to: Hanabusa Hyeri. Dear, entah kenapa kisah cintamu selalu mirip kisah Yuuki😥 Well… mari sama-sama mencari kebahagiaan kita. Yuuki tahu kau gadis kuat🙂 Fighting!

.

.

Monday, August 25, 2014

4:14:06 PM

NaraYuuki

2 thoughts on “Love Mair

  1. bener kata eonnie
    menyenangkan yg sangat menyakitkan
    senang krn lepas dari belenggu, tp ttep ada sakitnya
    tp pasti diri kita bakalan senang krn bisa bebas :’)
    gg bisa bayangin gmn sakitnya kyk yuuki eonnie dan hyeri chingu
    tp… fighting ‘-‘)9

  2. wuahhhh..nyesek tp bukan karna sakit tapi karna bahagia yg berlebih,,,kalo q mungkin seumur hidup akan dendam yg disimpan sendiri trus dibales dngan punya yg lebih lebih lebih lg dari dia kemudian hidup dengan sangat sangat sangat sangat bahagia sekali…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s