Revenge


Tittle                : Revenge

Writer               : NaraYuuki

Genre               : Romance/ Modern Fantasy/ dsb.

Rate                 : M

Cast                 : All member DBSK (untuk kebutuhan cerita marga disesuaikan) and Others. Seiring bertambahnya Chap castnya pun akan disesuaikan.

Disclaimer:       : They are not mine but this story is mine, NaraYuuki

Warning           : This is YunJae Fan Fiction (Boys Love), M-Preg. Yuuki masih butuh banyak belajar. Kesalahan ejaan dan pemilihan kata harap dimaklumi, Miss Ty bertebaran, Penceritaan ngebut. Paragraf/ dialog yang penulisannya menggunakan Blod, Italic ataupun under line berarti itu adalah kejadian dimasa lampau (flash back), TANPA EDIT.

.

.

.

R1

.

.

 .

PASTIKAN BACA WARNINGNYA DULU

.

.

.

.

.

 .

.

.

“Tidak Ahra! Jangan lakukan! Ku mohon padamu….” namja tampan bermata setajam mata musang itu terduduk dengan wajah sedihnya.

“Aku mencintaimu, Yunho ya….” yeoja itu meratap, menangis. Hendak memeluk namja tampan itu tetapi diurungkannya niatnya.

“Itu bukan cinta tapi obsesi!”

“Kau tidak tahu apa yang sudah ku korbankan untukumu, Yunho ya….”

“Aku tidak pernah memintanya Ahra ya…. Tidak pernah….”

.

.

“Yunho ya…. Sebuah kutukan memerlukan kesetiaan, kau tahu itu kan?” yeoja berkulit pucat itu mengusap wajah tampan kekasihnya, menahan sakit yang mendera sekujur tubuhnya.

“Jangan bicara lagi, jebbal!” namja itu menangis, mendekap erat kekasihnya yang mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kanannya, luka yang terlalu dalam hingga tidak ada satu obat pun yang mampu menyembuhkannya.

“Seperti apapun kau… aku tetap mencintaimu Yunho ya…. Aku mencintaimu….”

“Andwe! Jebbal! Andwe!”

.

.

“Mimpi yang sama lagi, Hyung?” namja jangkung itu meletakkan segelas minuman berwarna merah pekat di atas meja. “Minumlah! Kau terlihat berkeringat.”

Namja berkulit tan itu meraih gelas berisi minuman berwarna merah pekat didekatnya sedikit gusar, meneguknya hingga habis sebelum berdiri dari duduknya. Menatap pemuda jangkung itu lekat-lekat dengan mata tajamnya yang hanya mendatangkan gelengan kepala putus asa dari namja jangkung itu.

“Aku belum bisa menemukannya, Hyung.” Ucapnya putus asa, “Racun itu adalah racun kuno yang tidak mudah ditangkal oleh obat modern seperti sekarang. Aku masih mengembangkan beberapa penelitianku. Ku harap kau bisa bersabar menunggu hasilnya.”

“Kau tahu aku mempunyai waktu tidak terbatas…”

“Tidak perlu sangsi (ragu) soal itu, Hyung.”

“Ku rasa aku harus bersiap-siap mengingat satu jam lagi pintu gerbang sekolah akan ditutup.”

“Ah, menjadi murid SMA benar-benar sangat menyebalkan.” Keluh namja jangkung itu tetapi wajahnya menyiratkan kebahagiaan mendalam.

.

.

Koridor yang selalu ramai setiap paginya, ramai karena anak perempuan yang suka bergosip selalu bergerombol ketika tengah menggunjingkan orang lain atau ketika ada seorang murid laki-laki yang terlihat tampan dan keren. Ramai karena kadang anak laki-laki suka membully adik-adik kelas mereka ataupun teman mereka yang terlihat lemah. Bukankah seperti itu wajah Senior High School saat ini? Ketika bel berdering menandakan pelajaran pertama akan segera dimulai barulah koridor itu nampak sepi dan lengang seolah-olah keramaian beberapa menit yang lalu tidak pernah terjadi di sana sebelumnya.

Merujuk (melihat) keheningan yang terjadi di dalam kelas 3-2, salah satu kelas dengan prestasi tertinggi dibanding kelas-kelas yang lain di Cassiopeia Senior High School itu merupakan salah satu hal yang menarik dilakukan oleh setiap guru yang mengajar di sana. Karena hampir semua penghuni kelasnya memiliki IQ diatas rata-rata hingga kadang-kadang murid kelas 3-2 sering kali meremehkan materi pelajaran yang disampaikan oleh para guru. Tetapi pelajaran pertama awal musim semi pada tahun ajaran baru ini terasa berbeda. Ketika wali kelas 3-2 memasuki kelas, tidak… para murid tidak terpesona pada wali kelas mereka hanya karena tidak bertemu semenjak libur musim dingin yang lalu, melainkan karena dua orang yang berjalan di belakang wali kelas mereka.

“Seperti yang kalian lihat, kelas kita mendapatkan tambahan dua orang siswa baru.” Ucap wali kelas 3-2 terdengar begitu nyaring, “Nah kalian berdua, ayo perkenalkan diri kalian pada teman-teman baru kalian!”

Aigoo dia tampan sekali….” bisik seorang siswi yang duduk di kursi tepat di hadapan meja guru pada teman sebangkunya.

Hallo, selamat pagi… Namaku Park Yoochun.” Ucap salah satu siswa baru yang memiliki pipi dan badan sedikit lebih gempal daripada siswa yang satunya, “Aku dan Jae baru pindah dari Jepang.”

“Jae? Nuguya?” tanya salah seorang yeoja yang duduk di deret nomor tiga meja paling kanan.

“Oh, saudara kembarku.” Jawab yoochun yang langsung menoleh ke samping, menatap namja berkulit pucat yang sedikit lebih kurus dari dirinya.

Annyeonghaseo… Park Jaejoong imnida.” Bibir semerah darah itu berujar membuat para siswa perempuan segera mempertanyakan eksistensinya dan membuat mata jelalatan para siswa laki-laki memandangnya lekat-lekat seolah-olah hendak menelanjanginya.

“Nah… Yoochun sshi, Jaejoong sshi… mari kita lihat dimana tempat duduk untuk kalian….” gumam wali kelas 3-2 sambil melempar pandangannya keseluruh ruang kelas, “Yah Kim Junsu! Siapa yang duduk di kursi sebelahmu itu eoh?!”

Kim Junsu, namja berbadan sedikit berisi, memiliki suara khas dan memiliki bentuk bibir yang unik itu menatap wali kelasnya sedikit kesal karena keasyikannya bermain game terganggu, “Im Siori, Seosengnim. Tapi dia keluar dari sekolah ditahan polisi, kan? Seosengnim ingat kasus perampokan bank dua bulan lalu? Siori terlibat dalam….”

“Terima kasih informasinya Junsu, nah Yoochun sshi… ku harap kau tidak keberatan berbargi meja dengan Kim Junsu.”

“Sama sekali tidak keberatan Seosengnim.” Yoochun membungkukkan badannya pada wali kelas barunya sebelum berjalan menuju meja Junsu yang berada nomor dua dari belakang deretan sebelah kanan dekat pintu masuk belakang.

“Nah sekarang kursi untukmu Jaejoong sshi.” Gumam wali kelas 3-2 yang merangkap sebagai guru yang mengajar pelajaran sejarah itu, “Yah Jung Yunho! Angkat tanganmu! Sudah saatnya kau berbagi tempat duduk dengan temanmu!”

“Jung Yunho kan tidak pernah mau berbagi tempat duduk dengan siapapun sebelumnya.” Gumam seorang yeoja yang duduk meja nomor satu pada deretan paling ujung kanan, dekat pintu masuk depan.

Seorang namja berkulit tan, bermata setajam mata musang dan memiliki bibir berbentuk hati itu mengacungkan tangan kanannya.

“Jaejoong sshi, ku harap kau bisa berteman baik dengan murid paling introver (tertutup) kelas ini.”

Gomawo Seosengnim.” Namja yang terlihat berkilauan karena kulitnya yang terlalu pucat itu berjalan menuju deretan kursi paling belakang sebelah kiri di dekat jendela dan loker buku, mengabaikan bisikan-bisikan yang mempertanyakan kelelakiannya karena wajahnya yang kelewat cantik. Meskipun kembar tetapi Yoochun dan Jaejoong bukanlah kembar identik, wajah mereka berbeda walaupun kulit mereka sama pucatnya.

.

.

Aroma vanilla yang menguar itu membuatnya mabuk, matanya terpejam seolah terlena oleh aroma yang menjadi candu baginya. Aroma kerinduan yang membangkitkan rindu dendam dan hasrta gairahnya sebagai seorang lelaki yang sudah terlalu lama menahan berahinya.

“Siapa kau?” bibir berbentuk hati itu berujar.

Eoh? Aku? Park Jaejoong. Kau tidak mendengar waktu aku mengenalkan diriku di depan kelas tadi ya?” tanya Jaejoong.

“Aroma memabukkan yang sama, mendatangkan gairah yang sama tetapi dalam bentuk dan wujud yang berbeda… apa maksud semua ini? Kau berniat mempermainkanku?”

Jaejoong menautkan alisnya bingung, “Yah! Apa maksudmu, eoh? Mempermainkan apa? Apa kau mabuk?”

Namja bermata setajam musang itu mencekal kuat-kuat lengan Jaejoong hingga kulit pucat saudara kembar Park Yoochun itu memerah. “Ketika kau sudah menyerahkan dirimu padaku, aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi. Kau milikku!”

Jaejoong menghempaskan cekalan tangan itu kasar, “Cih! Dasar namja gila!” ucapnya sebelum berjalan pergi menghampiri saudara kembarnya yang sudah menunggunya di mulut pintu belakang.

Mata setajam musang itu mengawasi mangsanya yang berjalan menjauh, membuat seringai pada bibir berbentuk hatinya tercetak jelas.

.

.

TBC

.

.

Iya Yuuki tahu Conscious a Lofa belum tamat, Pembalasan Bidadari Hitam juga baru sampai Chap II doank, God From The East ga dilanjut post (karena malas), Anothernya juga hilang dari peredaran secara tiba-tiba.

Tetapi mau bagaimana lagi? Godaan untuk FF ini membuat Yuuki ga bisa tidur:/ Jadi disela mengetik Epilog Another Girl Yuuki buat FF ini. Pendek? Masa bodoh deh yang penting ketik.

.

.

Friday, July 04, 2014

9:54:56 PM

NaraYuuki

34 thoughts on “Revenge

  1. Ping-balik: Revenge | Fanfiction YunJae

  2. kyknya ada 2 ff yuuki yg aku gak baca, antelas cinta (karena main cast-nya sibum, well aku sih gak masalah ya klo sibum jadi umpanya yunjae, tapi klo jadi main cast? gak tega aku sama babykyu, hahaha) & another girl (mungkin karena cast-nya bukan jae tapi jaenna (?) cmiiw – jadi gak semangat bacanya).

    revenge ini ttg reinkarnasi-kah?

  3. Eonni mian saya baru aja main ke wp yuuki eonni jadi blm banyak yg saya baca tp saya suka banget sm karya eonni, lanjut eonni

  4. annyeong yuuki
    wahhh saya udah lama ga mampir disini
    sepertinya saya banyak ketinggalan ff karya yuuki
    mungkin saya akan membacanya nanti tapi maaf kalo saya misalnya ga review (SR)…
    mian ne :-p
    ahhh saya suka ini sepertinya saya harus sering mampir disini lagi deh
    ditunggu kelanjutannya ne yuuki
    whaiting

  5. New ff from yuuki-chan. I like it ^^. Walaupun yg lain blm tamat gpp. Ak tetep senang dg ff2 yuuki-chan. Ak kagum ama yuuki yang selalu bisa bikin cerita semenarik ini setiap saat. Berbakat bgt. Gomawo for sharing ur stories. :3

  6. ini ffbaru lagi???
    wahh asyik asyikk josss
    banyak nya yang lain belum habis semua
    hahahaha tapi aku suka baguslah klo gitu ada banyak ff yg bakal aku tunggu
    wah nampaknya ini vampire lagi ya yuuki???
    aku suka fantasi ditunggu next chapnya

    another girl udah epilog??kenapa g di post??
    semangat yuuki!!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. Halo salam kenal, sorry baru bisa kasi komen sekarang, Q penggemar yuuki, suka yunjae karena sering baca ff yg main castnya yunjae, salah satunya karya yuuki! Penasaran ma ke lanjutannya, knp di awal cerita ada ahra knp bukan joongie!

  8. ahra jadi jahat iia disini, obsesi ke yunppa kah?
    itu yg sakit jaema iia
    jangan2 ditusuk sm ahra
    tp jaema nya udh meninggalkah?
    kukira msh koma trs minnie meneliti obat
    tp kok masa skrg ada jaema versi cwo?
    msh bingung hehe

    yg penting dilanjut trs eon😀

  9. yuukichan~ annyyeong…
    lama ga bersua ^.^
    ff baru lg aseeeekkk apalg ceritanya sesuatu bgt deh hehehehe….
    tapi yuukichan~ another udah epilog?masa?perasaan aku cuma baca yg chap 1 deh#garukpala
    trus..terus…yang pembalasan bidadari hitam itu yang chap ke-2nya ngak ada tapi mau ke chap 3? kalo orang lain bisa baca kenapa di halaman web yg aku buka ngak muncul,wae yuukichan~~?#mukamemelas
    padahal aku kan suka tulisan yuukichan hiks….hiks….#nangis di pojokan
    walau bagaimanapun ditunggu cerita lanjutannya dari semua ff yg lg ongoing ^o^

  10. uhhh,, gg ngmng kalo Yuuki eonnie bikin ff baru.
    Uhh tuhh kan Rin kudet lg , hiks😦
    sebeelll…
    udhlah yg penting Rin bs bc ff ny Yuuki eonnie

  11. Racun apa? Yunho bukan manusia ya? Jaejoong baru pindah langsung bilang gitu. Kalo aku jadi JJ aku bakal pindah lagi deh. ck. #merindingsendiri
    Oke deh… aku lanjut baca ya..

  12. Tentang renkarnasi kah?
    Ah ff nya yuuki emang keren” , dari kemaren saya pengen baca tapi suka susah gitu nyarinya, mungkin karena pake hp ,tapi fakta nya karena saya gaptek sih😀

  13. kereeennnnnn kesan yun appa yang misterius terlihat dari awal dan membuat appa menjadi sesuatu yang nggak biasa,tapi yuuki kan memang udah biasa buat karakter yang selalu beda jadi lee nggak terlalu kaget,tapi berhubung ceritanya selalu bagus aku jadi nggak bosan,diawal aja kita sudah disuguhi misteri gimana selanjutnya ya?,dan buat jaemma jangan galak-galak pada yunpa.

  14. Hue, kya.a crita.a kece plus daebak deh! Semangat nih baca.a! Msih ndak ngerti cerita.a, tpi tetep kece kok yuuki eonnie! Salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s