Menyemat Nelangsa


Menyemat Nelangsa

.

.

NaraYuuki

.

.

Ibu, ayah…

Adalah serupa arca beku.

Kemana nuranimu saat anakmu berkeluh?

Kakak, adik…

Adalah serupa sembilu.

Dimana hati kalian saat saudara kalian terjatuh?

 

Jangan hanya menyemat nelangsa

Jangan hanya mengidap lara

Jangan hanya menyemai duka

Tetapi berilah ku sedikit tawa saja

 

Tidak banyak!

Semenit pun cukup….

 

Ah…

Tidak?

Tidak mungkin ku dapat pelangi ditengah bara api?

Kalau begitu kan ku cari sendiri

Kebahagiaan yang belum pernah ku gapai….

.

.

.

.

NB: Untuk seorang teman. Tetaplah berjuang, sobat….

.

.

.

.

.

Thursday, April 24, 2014

3:31:06 PM

NaraYuuki

2 thoughts on “Menyemat Nelangsa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s