Anakrus YunJae


Tittle                : Anakrus YunJae

Writer               : NaraYuuki

Genre               : Romance, Familly, Pedo?

Rate                 : T+

Cast                             : All member DBSK (The Gods From The East)

Disclaimer:       : They are not mine but this story is mine, NaraYuuki

Warning           : Yuuki masih butuh banyak belajar. Kesalahan ejaan dan pemilihan kata harap dimaklumi, Miss Ty bertebaran, Penceritaan ngebut. Tanpa Edit!

 

.

.

.

Baca Warningnya dulu, ne!

.

.

Buat Tria yang lagi demen pedo. Semoga FF gaje ini bisa sedikit menghibur.

.

Anakrus YunJae

.

“Yunieeee….” namja cantik itu segera menghambur dan memeluk pria tampan yang sedang sibuk berbincang dengan para tamunya. Mengabaikan tatapan kaget para orang dewasa yang tengah tersenyum penuh arti padanya, namja cantik itu bergelayut manja, melingkarkan lengannya padaa leher jenjang pria dengan mata setajam musang itu erat.

Wae Boo?”

“Joongie lelah….” rengeknya manja.

Arra. Mandilah dulu, aku masih harus membicarakan sesuatu dengan mereka.”

Doe eyes kelam itu melirik tajam tiga namja yang tengah melempar senyum padanya, “Ish! Ahjushi selalu mengganggu kesenangan Joongie!” ujarnya kesal sebelum beranjak perrgi meninggalkan empat namja tampan itu dengan sedikit kesal.

Ahjushi? Yah Yunho! Apa menurutmu aku sudah pantas dipanggil Ahjushi? Kenapa dia melihatku seperti itu?” Park Yoochun, salah satu dari empat namja itu menunjuk dirinya sendiri dengan wajah kebingungan setelah mendapatkan tatapan kesal dari sepasang doe eyes itu.

“Park Yoochun sshi! Kau memang sudah pantas dipanggil Ahjushi olehnya!” sahut seorang namja jangkung yang sedang meminum teh hangatnya, Shim Changmin. Seorang kepala sekolah dari salah satu SMA paling elit di Korea.

“Yunho, jangan terlalu memanjakan Joongie. Ish! Kenapa dia jadi bersikap kurang sopan seperti itu?” tanya Junsu, Kim Junsu yang merupakan seorang jaksa yang bekerja diinstitut hukum bersama suaminya, Park Yoochun.

“Bukankah keponakanmu itu memang seperti itu, Hyung? Kelakuannya sama sepertimu.” Sindir Changmi.

“Diam kau magnae!” Junsu melempar sebuah kue kering tepat mengenai kepala Changmin, “Setidaknya jangan terlalu memanjakannya, Yun!”

Namja bermata musang itu hanya tersenyum dan mengganggukkan kepalanya pelan, “Mau bagaimana lagi? Aku terlalu mencintainya.”

“Dasar pedofile!” sindir Changmin.

“Kita semua tahu bahwa Yunho pedofile….” sahut Yoochun sambil menganggukkan kepalanya setuju.

“Tapi hanya pada Boo jaeku….” Yunho membela dirinya.

.

.

Namja cantik itu tengah tertidur pulas dalam posisi tengkurap, kaki jenjangnya terkulai di bibir ranjang seolah-olah menantang siapa saja yang melihatnya untuk mencoba menyentuh dan membelai permukaan kulit halusnya. Sayang yang bisa melihat dan merasakan keindahan itu hanya Jung Yunho seorang.

“Kau lelah Boo?” dengan perlahan Yunho mengusap helaian hitam legam namja cantiknya, menarik selimut untuk menutupi tubuh indah itu sebelum dirinya hilang kendali dan menyerang malaikat menawannya. Tentu saja! Namja cantik itu hanya tidur mengenakan kemeja putih milik Yunho sebagai pengganti piyama, memamerkan kulit indahnya yang mengintip dibalik kain transparan mahal itu.

Yunho memberikan kecupan pada bahu namja cantik itu yang sedikit mengintip akibat kerahnya yang agak turun karena posisi tidurnya. Namja cantik inilah yang membuat Yunho rela dicap sebagai pedofile oleh teman-temannya.

Kim Jaejoong, keponakan Kim Junsu yang merupakan sahabat baik Yunho sejak kecil itu baru duduk di kelas 2 SMA swasta. Jaejoong baru merayakan ulang tahun yang ke-17 tiga bulan yang lalu. Sejak usianya 14 tahun Jaejoong sudah tinggal bersama Yunho yang dengan kebesaran hatinya mau menjadi walinya setelah kematian ke-2 orang tuanya tewas akibat sebuah kasus pembunuhan berencana oleh saingan politik mereka. Orang tua Jaejoong dulu adalah politikus hebat yang dicintai oleh para rakyat.

Perihal kenapa Jaejoong tidak tinggal bersama Junsu yang merupakan adik dari ayah Jaejoong adalah demi kebaikan dan keselamatan namja cantik itu sendiri. Didalam perlindungan Yunho namja cantik itu bisa aman tanpa perlu takut akan ada pembunuh bayaran yang bisa melukainya karena selama 1×24 jam selalu ada boddyguard yang bertugas menjaganya, bahkan bila sedang berada di kamar seperti sekarang Yunho sendirilah yang menjadi bodyguardnya.

Terpaut usia 15 tahun bukan hal yang memusingkan bagi Yunho untuk memiliki namja cantik yang sebenarnya sudah menyandang status sebagai istrinya itu….

.

.

“Yunie….” jemari lentik pucat itu menusuk-nusuk pipi sang tuan Jung yang terhormat, mendatangkan gerutuan dari namja tampan yang memiliki bibir berbentuk hati itu namun tak urung mata setajam musang itu pun terbuka juga.

“Hm? Wae Boo?” gumam Yunho dengan suara sedikit serak.

“Kemarin seosengnim menyuruh Joongie berlari sepuluh putaran mengelilingi lapangan. Kaki Joongie pegal.” Adunya manja.

Aigoo Boo! Bukankah kalau olah raga memang harus begitu?” tanya Yunho binggung.

Siro! Kaki Joongie pegal dan kebas (kaku/ kesemutan karena kelelahan), Yunieeee….” rengeknya.

Boo Jae ingin aku melakukan apa, hm? Memanggil tukang pijat atau mengantar Boo Jae ke spa agar Boo Jae bisa melakukan rileksasi di sana?” Yunho berusaha sabar menghadapi namja cantiknya yang memang kadang kelewat manja itu.

“Yunie sayang Joongie ne?” tanya Jaejoong.

“Jangan kau ragukan hal itu, Boo.”

“Kalau begitu Yunie Bear tidak keberatan kan kalau harus memijat kaki Joongie?” doe eyes kelam itu berbinar penuh harap.

Bila seluruh pekerja, karyawaan ataupun anak buah Yunho tahu bahwa tuan mereka yang kadang sangat angkuh, arogan dan perfictionist itu memijat kaki seorang seorang remaja, apa yang akan mereka katakan?

Hancur sudah harga diri dan reputasi yang Yunho bangun susah payah selama ini.

Tetapi….

Sekali lagi, cintalah yang melandasi semuanya hingga Yunho dengan senang hati bangun dari tidurnya dan mulai memijat kaki indah itu perlahan-lahan.

Chery lips merekah itu melengkung indah. Jemari jenjangnya meraih tiga buah bantal kemudian disusun untuk dijadikan sandaran punggungnya. Diambilnya sebuah koran dari atas meja di samping kamar mereka, koran pagi yang dimintanya dari pelayan.

“Yunie….” panggil Jaejoong manja.

Ne? Wae Boo?” sahun Yunho.

“Joongie ingin punya bayi. Seosengnim di sekolah Joongie ada yang melahirkan kemarin. Joongie juga ingin.” Digunakannya koran itu untuk menutup wajahnya yang sedikit memerah karena menahan malu. Tidak mudah baginya mengutarakan keinginannya itu pada namja tampan yang tengah memijit kakinya.

Yunho tersenyum. Soal anak Yunho memang dengan tegas mengatakan Jaejoong harus selesai sekolah dulu baru Yunho akan membuahi Jaejoong, tetapi bila kini namja cantik itu yang memintanya sendiri apa yang harus Yunho lakukan.

Boo….”

Jaejoong melipat koran malang itu dan diletakkannya begitu saja di sampingnya, “Jebbal….” doe eyes itu berkaca-kaca.

Boo Jae belum lulus.”

“Yunie!” pekikan itu sudah sering Yunho dengar ketika keinginan malaikat cantiknya ia tolak.

“Kita sudah sepakat untuk itu, Boo. Bukankah kita sepakat? Boo Jae boleh masuk sekolah umum asal Boo Jae….”

“Joongie mau home schooling saja kalau begitu.” Ucapnya tanpa berpikir panjang.

“Tidak semudah itu Boo Jae….”

“Yunie….” Jaejoong melompat dan menubruk tubuh Yunho hingga keduanya jatuh terlentang di atas ranjang, “Bukankah Yunie dan Suie Ahjumma sudah mengurus pembunuh Appa dan Umma Joongie? Jadi tidak masalah kan kalau Joongie hamil? Yunie ya…. Joongie ingin punya aegya….”

Memang Yunho dan Junsu sudah mengurus pelaku pembunuhan kedua orang tua Jaejoong hingga orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut mendapatkan hukuman mati. Tetapi tetap saja Yunho tidak akan tenang bila seandainya Jaejoong hamil sekarang, itu artinya Jaejoong akan beraktivitas di sekolah membawa anak mereka. Ani! Yunho tidak bisa mmebayangkan hal itu.

“Yuniee….” doe eyes itu sudah sangat berkaca-kaca.

Boo…..” Yunho menatap teduh pemilik doe eyes gelam indah yang berada di atas tubuhnya sekarang, “Kalau Boo Jae ingin punya aegya ada syarat yang harus Boo Jae penuhi.”

Mwoya?” tanya Jaejoong tidak sabar.

“Pertama, Boo Jae harus mengikuti program home schooling.”

Jaejoong mengigit bibirnya kuat-kuat. Keinginannya untuk bersekolah di sekolah umum dan bergaul dengan teman-temannya selayaknya remaja normal seusianya harus ia lupakan bila dirinya bersikeras ingin punya anak. Jaejoong tahu Yunho dengan baik. Sekali mengajukan syarat Yunho tidak akan bisa mengubah persyaratan itu walaupun Jaejoong merayunya sekalipun.

Ottoke Boo?”

Sedikit ragu akhirnya Jaejoong menggangguk juga.

“Kalau Boo Jae hamil dan punya anak, bagaimana dengan kuliah Boo Jae nanti? Bukankah Boo Jae ingin menjadi seorang komposer?” tanya Yunho.

Kini Jaejoong memasang wajah binggungnya yang membuat namja di bawahnya itu tersenyum.

Boo….”

“Joongie bisa mengambil semester pendek ketika musim panas dan musim dingin sehingga Joongie bisa cepat lulus dan mengurus uri aegya.”

Yunho menghela napas panjang. Namja cantiknya itu sama keras kepalanya dengan dirinya sehingga begitu menginginkan sesuatu Jaejoong akan mati-matian mewujudkan keinginanya itu, “Arraso. Aku akan meminta Changmin mengurus pengunduran dirimu dari sekolah.”

“Jadi….” Jaejoong memainkan jari telunjuk lentiknya di atas permukaan dada bidang Yunho yang tidak tertutupi apapun, kebiasaan namja bermarga Jung itu bila tidur. “Kapan Joongie akan mendapatkan aegya?” tanyanya dengan wajah polos namun terkesan menggoda.

Yunho tersenyum, menghempaskan tubuh Jaejoong hingga kini namja cantik itu berada di bawah kungkungan tubuhnya, “Sekarang….”

“Ahh…. Yunie…..

.

.

END

.

.

Gaje ya? Ga apa-apa deh :3

.

.

Monday, March 24, 2014

7:58:25 PM

NaraYuuki

19 thoughts on “Anakrus YunJae

  1. Kyaaa … lagi … lagi … buat lg ky ginian eon.
    Hihihi … bayangin appa jd tukang pijit umma yg manja bikin mesem2 😙
    Jd appa blom menyerang umma, kok bisa?
    Tumben appa ga langsung nanam saham ne?
    Suka … apalagi picnya tuh lho bikin sempurnah sambil baca sambil bayangin hehehe ♡

  2. sweet banget.. umma manja and agresif,masih sekolah tp udah pengen minta baby padahal appa udah tahan2.

    ditunggu karya2 yuuki lainnya..🙂

  3. kyyaaaa hihihihihi
    suka klo yunppa udah manjain jaema :3
    tp disini yunppa harus ekstra sabar ne eon
    malah yg gg sabar jaema😀

    eon, gmn klo pedopil na jaema?
    gantian gitu
    tp setting na juga kehidupan sehari2
    hahaha :p

  4. ehemmm aduhhhh…
    ini ff Yuuki eonnie yg terbaru ?? kyaaaaa #teriakgaje
    setelah berpikir keras (?) akhirny aku memutuskan kabur ke WP yuuki eonnie ^^ .. hehe #apasih
    okk yuuki eonnie.. Fighting (^_^)9

  5. Mesem2 sendiri bacanya hahaha … bayangin knp umma manjanya ga ketulungan? Skrg aku pastiin krn org2 disekitar umma penyebabnya dan tersangka utamanya yunpa hahaha …
    Kangen epep pedo buatan yuuki eonni🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s