Pain Of Love IV


Tittle                : Pain Of Love

Author              : Marcia Hannie & NaraYuuki

Genre               : Romance/ Drama/ Fammily/ Friendship/ Angst/ Hurt/ Death Chara

Rate                 : T-M (bergantung kebutuhan)

Cast                 : Umma, Appa, Others, OOC

Disclaimer:       : They are not mine but Jung Hyunno is mine, NaraYuuki. This Story is our, Marci & Yuuki

Warning           : Kesalahan ejaan dan pemilihan kata harap dimaklumi, Miss Ty bertebaran, Penceritaan ngebut. Yuuki & Marci tidak menggunakan POV ini itu (karena binggung ngetiknya) jadi semoga yang baca tidak binggung dengan FF ini. Italic (ditulis miring semua kramanggung/ wawancangnya (dialog dan kalimat pengantarnya) berarti kejadian dimasa lalu).

.

.

Pastikan baca warningnya dulu!

.

Pain Of Love

.

Karam masih bertahan dengan pose terkejutnya. Sedangkan Yunho berdebar-debar menunggu jawaban dari kekasihnya. Semua tamu, bahkan Jung Family menahan napas menunggu Karam memberikan jawaban. Entah kenapa. Kim appa tiba-tiba merasa perasaannya tidak nyaman. Seolah-olah ada sesuatu yang menggelitik. Mengusik dan mengganggunya. Kim appa atau Hanggeng memutar kepalnya. Mengedarkan kepalnya melihat sekitar. Sekedar membuang rasa tidak nyaman yang menghinggapinya. Tiba-tiba Kim appa tersadar, kemana aegya kesayangannya? Bukankah tadi ia melihat puteranya yang cantik itu sedang menemani Changmin mengambil kudapan? T5api, sekarang kemana Jaejoong?

Hanggeng kemudian menghampiri Changmin yang sedang gelisah.

“Chami, apa kau tau Baby Jae kemana?” Kim berbisik pelan.

“Ahh…. Ehhh…. Hehehe…. Aku tidak tahu Ahjussi. Tiba-tiba yeoppo hyung pergi” jawab Changmin.

“Aku akan mencari Jae, Ahjussi. Tenanglah.” Seung Hyun tiba-tiba menginterupsi keduanya, dan segera beranjak pergi.

Tiba-tiba terdengar suara riuh orang-orang bertepuk tangan. Hanggeng dan Changmin mengernyit bingung. Wajar saja, mereka tadi tak memperhatikan keadaan. Terlihast Yoochun mengepalkan tangannya menahan amarah. Kibum menutup mulutnya tak percaya. Matanya berkaca-kaca. Siwon tersenyum cxanggung pada para tamunya. Ada apa?

“Terima kasih baby kau sudah mau menerimaku sebagai calon suamimu kelak. Saranghae. Cup.”

“Shit!!!!!” Changmin mengumpat pelan sambil membanting piringnya yang masih berisi banyak kudapan.

Hanggeng memejamkan matanya. Firasatnya tadi terbukti. Karam menerima Yunho yang melamarnya. Dapat dilihatnya yunho berpelukan mesra dengan Karam yang masih memasang wajah malu-malu.

‘Mianhae Baby Jae. Mianhae. Appa tidak bisa mencegahnya. Maafkan appamu ini, nak.’

.

.

“Jae, kau dimana?”, terdengar Seung Hyun yang berteriak.

“Jae!!!”

“Shitt!!! Kau dimana sayang… hhhh!!! Shitt!! Kau brengsek Yun.” umnpat Seung Hyun pelan.

‘Aku bersumpah akan menyayat wajah laknatmu itu Karam’

Hikss

Hikss

Hikss

 

Terdengar suara isakan tangis seseorang. Seung Hyujn mendongak. Pemuda tampan itu menghela napasnya. Tentu saja Jae pergi ke rumah pohon mereka. Seung Hyun tidak ingin memanjat keatas. Karena dia tau yang boleh masuk ke rumah pohon itu hanya Jaejoong dan Yunho. Orang lain yang berani memasukinya berisap-siap diamuk si Barbie hidup itu.

“Jae, kau diatas?”, Seung Hyun berteriak

Tidak ada jawaban. Lagi-lagi Seung Hyun menghela napasnya.

“Baiklah, Jae. Aku tidak akan mengganggumu. Tenangkan dirimu ne. Cepat turun. Kami akan ke kamarmu dan kita akan makan bersama. Tenang saja, kami yang kumaksud hanya kami bertiga dan sahabat lumba-lumba mu itu. Aku tidak menerima penolakan. Aku pergi dulu.” Seung Hyun beranjak pergi kembali ke mansion Jung. Seung Hyun sudah tidak bernafsu menghadiri pesta. Malah rasanya ia ingin menghancurkan pesta itu. Mengusir semua tamunya. Menyeret Karam dan menendangnya keluar area pesta. Dan kalau appanya mengijinkan, ia ingin menghajar Yunho sampai bonyok. Sekedar hadiah pertunangan pasangan pabbo itu. Pikir Seung Hyun kejam.

Seung Hyun mengetik pesan untuk dua dongsaengnya yang lain. Yang manis dan penurut padanya. Yoochun dan Changmin. Memberitahukan kalau Jaejoong ada di rumah pohon dan perlu waktu sendiri.

.

.

Other side

‘See, Jae sayang?’ Kau lihat kan. Siapa pemenangnya? Tentu saja aku. Kim Karam. Your twins. Beruang bodohmu itu takluk padaku. Bagaimana? Sakit kah rasanya? Menurutku belum cukup. Tunggulah sebentar lagi. Aku akan membuatmu merasa menjadi orang yang paling menderita. Aku akan membuatmu mati perlahan-lahan oleh rasa sakit itu. Nikmati pelan-pelan Jae.’

.

.

TBC

.

.

Cuap-cuap Marci

Hai.. Mianhae Cuma segini. Tadinya draftnya ga begini. Tapi karena laptop dan antek2nya belum dibalikin namja Marci jadi Marcfi ketik ulang dalam waktu 45 menit lebih dikit. Mian marci ga bisa balas review. Tapi Marci baca koq. Terima Kasih untuk semua readers, reviewers, followers, ataupun Siders.

Terima kasijh juga buat yang sudah mendoakan aegya Marci. Tapi sayang sekali Tuhan lebih sayang aegya. Aegya marci pergi meninggalkan Marci di hari chap 3 kemarin dipost. Rasanya Marci kehilangan nyawa Marci. Apalagi Marci menghadapinya sendirian. Namja Marci masih di negaranya waktu itu. Ketika dia pulang ke Indonesia, kami Cuma bisa berpelukan dan saling menangis. Sungguh, Marci ga menyangka rasanya sesakit itu harus kehilangan aegya.

Mianhae jadi curcol. Mohon doanya ne untuk Yuuki yang sedang sakit. Yuuki chan Mian Marci ngepost sendirian. Marci ga mau ganggu Yuuki dulu. Bogoshippo chagy.

Last, gomawo untuk kalian semua.

Marci mencintai kalian semua.

See u next chap n Saranghae!!!!

.

.

Yuuki side: Mian ne beberapa waktu ini WPnya Yuuki protect. Sebenarnya masih mau Yuuki protect tapi karena Yuuki juga memikirkan perasaan reader jadi Yuuki open lagi. Mian ne kalau masih agak berantakan tampilan WPnya. Yuuki ngurusnya juga pelan-pelan. Chap ini khusus Marci yang nulis jadi jangan kaget kalau tulisannya agak beda dari chap kemarin-kemarin ne.

 

.

.

Friday, February 21, 2014

9:24:15 PM

Marci & Yuuki

18 thoughts on “Pain Of Love IV

  1. ow di protect iia eon
    kukira sedikit bermasalah
    pantes aja ff jung hyunno na gg msk email

    chap ini aku udh baca di ffn
    tp ttep aja bete bgt sm karam
    sm yunppa juga
    huh!!😡

    marci eon sm yuuki eon sehat2 ne🙂

  2. iya, yunho karam keterlaluan bgt.. ish.. tpi lbih skit hati ama yunho, kok dia bisa jdi bodoh bgt..
    yuki n marci, kmi ngguin lnjutan ff ini.. do, sllu sehat n byk inspirasi.. amin

  3. karammmm jahatttttt bgt, pengin siram dia pake air gottt karena perilakunya bau seperti air got >_<
    saya turut berduka atas eagyanya eonnie, semoga unn dan suami ikhlas merelakan eagya . Yg sabar ya unn

  4. hi Yuuki n marci. chap 4 dan 3 nya itu isinya sama ya? penasaran nih sama lanjutannya. btw marci skt apa? get well soon ya, biar cpt updatenya :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s